(1.)waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,
(2.)waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,
(3.)masa kayamu sebelum datang masa kepakiranmu,
(4.)masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,
(5.)hidupmu sebelum datang matimu
jika di masa muda, sehat, kaya, waktu senggang sulit untuk beramal, maka jangan harap selain waktu tersebut bisa semangat. ditambah lagi jika benar-benar telah datang kematian,bisa jadi yang ada hanyalah penyesalan dan tangisan.(HR.Al hakim Al mustadroknya 4:341 Al hakim mengatakan bahwa hadits ini shahih sesuai syarat bukhori muslimnamun keduanyah “di awal-awal islam,kami juga saling menasehati: wahai manusia beramallah di waktu senggangmu sebelum datang waktu sibukmu, beramallah di waktu mudamu untuk masa tuamu, beramal di waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, beramal di dunia untuk akhiratmu, dan beramallah ketika hidupmu sebelum matimu
